Sitaro – Aktivitas vulkanik Gunung Karangetang yang berada di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, kembali menunjukkan peningkatan. Gunung api yang masih berstatus Level III (Siaga) tersebut mengalami erupsi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 19.30 Wita.
Erupsi yang terjadi pada malam hari memunculkan semburan api disertai guguran lava pijar dari kawah puncak. Fenomena tersebut terlihat jelas dari sejumlah permukiman warga di sekitar gunung dan sempat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Salah seorang warga Pulau Siau, Frangky, mengaku khawatir aktivitas Gunung Karangetang akan terus meningkat dan memicu letusan yang lebih besar.
"Kami waswas, jangan sampai terjadi erupsi yang lebih hebat," ujarnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpancing isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta terus meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan aktivitas gunung api.
Pemerintah daerah juga meminta warga untuk mematuhi seluruh rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), termasuk tidak melakukan aktivitas di kawasan rawan bencana maupun memasuki zona bahaya yang telah ditetapkan.
Hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat erupsi tersebut. Meski demikian, masyarakat diminta tidak lengah dan terus mengikuti informasi resmi dari instansi terkait sebagai langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia mengajak seluruh warga, khususnya yang tinggal di sekitar lereng Gunung Karangetang, untuk tetap tenang namun selalu siaga menghadapi segala kemungkinan.
Selain itu, Heronimus menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur TNI dan Polri untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan pemantauan di lapangan, dan memastikan penyebaran informasi kepada masyarakat berlangsung cepat, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro memastikan akan terus memonitor perkembangan aktivitas Gunung Karangetang secara intensif. Apabila terjadi peningkatan status atau perubahan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pemerintah menyatakan siap mengambil langkah-langkah darurat demi melindungi keselamatan masyarakat.
Di akhir keterangannya, Heronimus mengajak seluruh warga Sitaro untuk tetap menjaga keselamatan diri dan keluarga serta bersama-sama berdoa agar aktivitas Gunung Karangetang segera kembali stabil sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.
"Mari kita panjatkan doa agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya.(red/lis)
0 Komentar