KEDIRI – Pabrik Gula (PG) Meritjan mencatatkan pencapaian bersejarah pada awal musim giling 2026. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah operasional, pabrik gula tersebut berhasil mencapai kapasitas giling tertinggi sebesar 2.772 Tonnes of Cane per Day (TCD).
Capaian tersebut setara dengan 105 persen dari Kapasitas Efektif Standar (KES) yang dimiliki PG Meritjan. Torehan ini menjadi bukti peningkatan performa pabrik dalam mengolah bahan baku tebu sekaligus menunjukkan kesiapan operasional menghadapi musim giling tahun ini.
Keberhasilan mencapai kapasitas tersebut tidak lepas dari kerja sama berbagai unsur di lingkungan PG Meritjan, mulai dari jajaran manajemen hingga seluruh karyawan yang terlibat dalam proses produksi.
General Manager PG Meritjan, Tites Agung Priyono, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim yang mampu mengantarkan perusahaan mencatat sejarah baru di awal musim giling 2026.
"Alhamdulillah, berkat sinergi, kerja keras, dan kekompakan seluruh insan PG Meritjan, kami bisa mengukir sejarah baru di awal musim giling 2026 ini," ujar Tites, Senin (20/7/2026).
Meski berhasil mencatatkan prestasi tersebut, Tites menegaskan capaian itu bukan alasan bagi seluruh jajaran untuk berhenti melakukan perbaikan. Sebaliknya, keberhasilan tersebut menjadi motivasi agar performa pabrik tetap terjaga hingga musim giling berakhir.
"Kami akan terus mempertahankan capaian ini sampai akhir musim giling," tegasnya.
Menurutnya, sejumlah langkah akan dilakukan untuk menjaga stabilitas operasional. Di antaranya memastikan performa mesin tetap optimal, memperkuat koordinasi antarbagian, serta menjaga ketersediaan bahan baku tebu agar proses produksi berjalan lancar.
Selain mempertahankan kapasitas giling, PG Meritjan juga menargetkan peningkatan volume produksi pada musim giling 2026. Perusahaan membidik peningkatan jumlah tebu yang berhasil digiling sebagai bagian dari strategi memperkuat produktivitas dan kinerja usaha.
Pada musim giling tahun ini, PG Meritjan menargetkan mampu menggiling sebanyak 3 juta kuintal tebu. Target tersebut meningkat dibandingkan realisasi musim giling sebelumnya yang berada di angka sekitar 2,6 juta kuintal.
Tites optimistis target tersebut dapat tercapai apabila seluruh elemen perusahaan mampu mempertahankan semangat kolaborasi dan konsistensi dalam menjalankan tugas masing-masing.
Menurutnya, keberhasilan industri gula tidak hanya bergantung pada kesiapan mesin dan fasilitas produksi, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan operasional pabrik.
"Dengan sinergi yang kuat, menjaga kekompakan, dan terus berkarya, kami optimistis PG Meritjan akan bangkit dan mampu menghasilkan laba yang lebih baik pada musim giling 2026," pungkasnya.
Dengan capaian awal tersebut, PG Meritjan berharap momentum positif ini dapat menjadi fondasi untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing perusahaan pada tahun-tahun mendatang.(red/lis)
0 Komentar