Pakar Unair Siap Kawal Proses Hukum Ambrolnya Perosotan Kenpark.

 

Surabaya, Soearatimoer.net - Pakar Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya I Wayan Titib Sulaksana menegaskan bahwa kasus perosotan ambrol di Kenpark Surabaya sudah memenuhi unsur perdata maupun pidana. Ia menegaskan akan mengawal jalannya proses penyelidikan itu agar tidak ada yang menjadi kambing hitam.

"Ya dikawal polisi ini, ditegur ae, ojok (jangan) diarahkan ke petugas, sakno (kasihan). Pengelolae sopo, yo iku (pengelolanya siapa), ya itu," kata Wayan kepada awak media, Kamis (12/5/2022).

Ia pun meminta agar penyidik benar-benar objektif dan transparan dalam menangani kasus itu. Sehingga, hal itu bisa menimbulkan efek jera bagi pengelola Kenpark dan menjadi peringatan bagi pengelola tempat wisata lainnya.

Ia bahkan mengatakan, bila sampai polisi mengarahkan kesalahan atau mengambinghitamkan para karyawan sebagai tersangka, ia akan membela para karyawan itu. "Jangan dibebankan kepada petugas. Sakno petugas e, tak belani lek petugase dadi tersangka (kasihan petugasnya, saya bela kalau petugasnya jadi tersangka) ," ujarnya.

Satu hal yang dia khawatirkan adalah keseriusan dan kesungguhan pihak kepolisian yang saat ini sedang melakukan penyelidikan berkaitan penyebab perosotan di Kenpark itu ambrol dan siapa yang harus bertanggung jawab.

"Sekarang ini tinggal menunggu saja kesungguhan dari penyidik kepolisian. Saya mau lihat itu. Moro-moro perkorone ilang ngkok (tiba-tiba perkaranya nanti hilang)," ujarnya.

Tidak hanya itu, ia meminta kepada semua pihak dan juga masyarakat untuk turut serta mengawal proses hukum insiden ambrolnya perosotan Kenjeran Water Park Surabaya tersebut. Khususnya, para wartawan di media massa.

Sebelumnya Wayan menegaskan bahwa insiden ambrolnya perosotan di Kenpark itu memenuhi unsur pidana sesuai Pasal 360 KUHP tentang hukum pidana terhadap orang yang melakukan kesalahan sehingga menyebabkan orang lain terluka.

"Ya kena (pidana) Mas, kena pasal 360 KUHP, karena kealpaannya menyebabkan orang lain luka-luka," katanya.(red.Ad)

Posting Komentar

0 Komentar