Tambang Bodong di Wilkum Blitar Kota Marak Karena Ada Sosok Super Hero Yang Diduga Sebagai Backing

Blitar Kota, soearatimoer.com - Siapakah sosok Super Hero yang dimaksud oleh beberapa warga yang di mintai informasi Terkait kian marak nya praktek penambangan bodong alias ilegal. Membuat problematika dan carut marut. Yang mewarnai sisi kelam dan kelabu. Tentunya ini menjadi tantangan sekaligus PR yang serius baik untuk pemerintahan Kota Blitar khusus nya Satpol PP dan dinas-dinas terkait dengan polemik yang terjadi dan tidak pernah ada solusi agar masyarakat tidak resah karena marak nya praktek penambangan bodong yang mendominasi menjadi problem yang serius yang harus segera di tangani baik untuk pemerintah daerah dan pusat .

Agar ada solusi sehingga keresahan di masyarakat segera teratasi karena selain berdampak rusak nya alam sekitar dan potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja dan maut yang mengintai keselamatan  para pekerja tambang ilegal dan tentunya tidak adanya jaminan kesehatan ataupun keselamatan bilamana ada musibah bencana yang bisa terjadi sewaktu waktu, yang juga hal ini berdampak kepada masyarakat luas rusak nya beberapa ruas jalan di beberapa titik yang menjadi jalur lalu lalang truk-truk yang bermuatan pasir dan batu   yang nota bene rata-rata bermuatan melebihi kapasitas dan sudah bisa dipastikan jalan jalan menjadi amblas serta lubang lubang yang tercipta di beberapa titik seolah kian membuat miris dan ironis.

Ketika tim investigasi awak media ini melakukan penelusuran salah satu informan menuturkan "bila ada razia pasti sudah ada kabar mas, gak tahu siapa yang ngabarin bos pemilik sedotan ini yang tahu saya cuma pekerja mas di upah sehari seratus ribu. Dan untuk kapasitas pasir sedot sehari satu mesin bisa 8 sampai 15 rit mas satu mesin" 

Akan tetapi praktek tambang liar dan ilegal alias abal-abal tak berizin seakan menjadi fenomena biasa selain penambangan menggunakan alat berat alias beckhoe ada juga menggunakan mesin diesel yang sudah di modifikasi sedemikian rupa sebagai sarana ataupun alat untuk mengambil pasir hal ini terjadi di beberapa titik di Kota Blitar Kali Bladak Desa Sumber Asri Kecamatan Nglegok dan ini berada di dalam wilayah hukum Polres Blitar Kota masyarakat sudah lelah dan bingung kemana akan mengadu ataupun berkomentar serta menolak dikarenakan diduga praktek penambangan ilegal ini seolah sudah terkoordinir dan seolah olah sudah ada mata rantai  yang saling berterkaitan sehingga beredar sudut pandang miring di masyarakat bahwa praktek tambang bodong yang menggunakan beckhoe seolah terjadi pembiaran dan bilapun ada tindakan maka hal tersebut hanya sekedar pencitraan di karenakan ramai nya pemberitaan di ahir-ahir ini terkait tambang tambang bodong di wilayah hukum Polres Blitar Kota dan asumsi masyarakat beredar rumor bahwa adanya konsorsium terselubung.

Dan yang menjadi heran bila ada penertiban pasti terkesan sudah bocor maka para pelaku eksploitasi dan eksplorasi akan berhenti sejenak untuk sekedar berkamuflase ataupun mengecoh menurut penuturan. 

Sampai saat ini tim media masih tetap melakukan penelusuran pada salah satu contoh tambang sedot milik YD di daerah Kali Bladak Desa Sumber Asri Kecamatan Nglegok yang diduga tidak pernah tersentuh oleh hukum, ataupun diduga tindak serta di proses secara hukum yang berlaku entah itu lolos dari pantauan aparat penegak hukum, ataupun memang ada sosok Super Hero yang diduga sebagai backing yang melindungi ataupun sehingga terkesan kebal hukum dan masih los dool buka dan bebas beroperasi. (red.bram)

Posting Komentar

0 Komentar